Kamis, 09 Juni 2022

 

 

AKSI NYATA

MODUL 3.2.a.10. PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA

 

Oleh : WIWIED SUPARYADI, S.Pd

CGP ANGKATAN 4 KABUPATEN NGANJUK


 


  

A.Latar Belakang

Seorang pemimpin pembelajaran harus mampu memetakan  7 aset atau sumber daya di sekolah yang terdiri atas aset manusia, aset sosial, aset fisik, aset finansial, aset politik, aset lingkungan, aset agama dan budaya.  Karena aset atau sumber daya adalah hal paling penting  penunjang kegiatan dan kemajuan sekolah. Oleh sebab  itu saya mencoba bersama komunitas sekolah memetakan dan mengelola aset yang ada  dengan menggunakan pendekatan Inkuiri apresiatif model BAGJA yakni berpedoman pada prinsip Aset Based Thinking atau berpikir berbasis aset. Dengan pendekatan ini diharapkan kita mampu memaksimalkan manfaat aset bagi ekosistem sekolah guna  mendukung pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Lingkungan sekolah serta sarana pendukung yang memadai  adalah ruang atau tempat  yang sangat berharga bagi penghuninya khususnya bagi murid dan guru. Wellbeing  murid akan terbentuk manakala proses pembelajaran murid sangat menyenangkan dan tidak membosankan. Saya bersama komunitas sekolah berupaya melakukan inisiasi perubahan berpedoman pada prinsip bahwa  murid adalah  agen perubahan, mengoptimalkan pemanfaatan aset yang ada guna menumbuhkan kesadaran diri murid menciptakan ekosistem pembelajaran yang menyenangkan, bermakna menuju profil pelajar Pancasila.

B.Tujuan

Pemetaan dan pengelolaan aset atau sumber daya ini bertujuan  untuk meningkatkan kwalitas pembelajaran Matematika, meningkatkan kebahagiaan, kesenangan, serta kenyamanan murid dan  "Well-being" dalam mewujudkan kepemimpinan yang berpihak kepada murid menuju profil pelajar Pancasila.

 

C.Tolak Ukur

Tolok ukur aksi nyata ini adalah terwujudnya pembelajaran yang berkualitas dan bermakna,  adanya susana belajar murid  yang nyaman dan menyenangkan sehingga kondisi kelas menjadi aktif, kreatif, inovatif, dan terbentuklah kepemimpinan melalui kesadaran diri murid.

  

D.Dukungan Yang dibutuhkan

Aksi nyata ini diperlukan adanya kolaborasi dan gotong royong semua aset sekolah khususnya aset manusia yaitu Kepala sekolah, teman sejawat, murid,tenaga kepegawaian, komite sekolah,orang tua dan murid. Dukungan lainnya adalah berupa sarana prasarana, lingkungan dan komunitas social yang ada di sekolah.

 

E. Linimasa Tindakan Yang akan Dilakukan

Dalam melaksanakan aksi nyata ini saya menggunakan prosedur BAGJA antara lain :

TAHAPAN

Pertanyaan

Tindakan yang perlu dilakukan untuk mendapatkan jawaban

·      B-uat pertanyaan (Define)

·      Membuat pertanyaan utama yang akan menentukan arah investigasi kekuatan/potensi/ peluang;

·      Menggalang atau membangun koalisi tim perubahan

  • Apa yang bisa dilakukan agar pembelajaran menjadi nyaman, menyenangkan dan bermakna?
  • Bagaimana cara mewujudkannya?
  • Menggali data dari murid tentang suasana pembelajaran  nyaman, menyenangkan dan bermakna serta metode pembelajaran yang di minati oleh  murid
  • Menyusun angket pembelajaran yang menyenangkan
  • Bersama dengan murid menyusun keyakinan kelas/ kesepakatam belajar
  • Mencatat potensi potensi apa saja yang bisa dimaksimalkan guna mewujudkan pembelajaran yang nyaman, menyenangkan dan bermakna

A-mbil pelajaran (Discover)

·   Menyusun pertanyaan lanjutan untuk menemukenali kekuatan/potensi/ peluang lewat investigasi;

·   Menentukan bagaimana cara kita menggali fakta, memperoleh data, diskusi kelompok kecil/besar, survei individu, multi unsur

  •  Pengalaman apa saja yang paling menyenangkan  dan berkesan selama mengikuti pembelajaran?
  • Mengidentifikasi pengalaman apa yang menyenangkan dan bermakna dalam proses pembelajaran (apakah pembelajaran yang bervariatif tempat dan metode pembelajarannya, beragam media pembelajarannya, ataukah gaya belajarnya)
  • Mendata dan mengelompokkan pengalaman belajar  yang ditulis oleh murid
  • Melakukan observasi
  • Membaca referensi mengenai pembelajaran yang menyenangkan
  • Melakukan identifikasi asset yang dimiliki oleh sekolah

G-ali mimpi (Dream)

-           Menyusun deskripsi kolektif bilamana inisiatif terwujud;

-           Mengalokasikan kesempatan untuk berproses bersama, multiunsur (kapan, di mana, siapa saja).

  • Bagaimana perasaan murid jika  susasana pembelajaran  nyaman, menyenangkan, bervariatif  dan bermakna (berpihak pada murid) terwujud?
  • ·Menanyakan perasaan murid terhadap suasana pembelajaran yang menyenangkan, nyaman dan berpihak pada murid
  • Menuliskan/menggambarkan suasana pembelajaran yang nyaman, menyenangkan dan bermakna (berpihak pada murid)

 J-abarkan rencana (Design)

·      Mengidentifikasi tindakan konkret yang diperlukan untuk menjalankan langkah-langkah kecil sederhana yang dapat dilakukan segera,dan langkah berani/terobosan yang akan memudahkan keseluruhan pencapaian;

·      Menyusun definisi kesuksesan pencapaian

  • Apa langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mewujudkan pembelajaran yang nyaman, menyenangkan, dan bermakna (berpihak pada murid)?
  • Siapa yang akan membantu mewujudkan tercapainya suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan
  • Bagaimana tolak ukur tercapainya suasana pembelajaran yang nyaman,  menyenangkan dan bermakna?  
  • Aset apa saja yang diperlukan dalam mewujudkan pembelajaran yang nyaman, meneyenangkan dan bermakna?
  • Guru Bersama dengan murid menyusun rencana pembelajaran yang bervariatif (tempat, metode/ model serta gaya belajar sesuai dengan kebutuhan)
  •  

 

  • Berkolaborasi dengan semua pihak guna terwujudnya pembelajaran yang nyaman, aman dan bermakna (berpihak pada murid)

 

  • Menyususn indikator pencapaian  pembelajaran dan mengevaluasinya (sebagai upaya refleksi dan perbaikan pembelajaran), antara lain: kenyamanan murid dalam mengikuti pembelajaran
  • Mendata aset yang akan dipergunakan dalam mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid dan memasukkannya dalam RPP (antara lain asset fisik/ sarana:  gazebo, taman, halaman belakang sekolah, Proyektor LCD, dan Lab TIK), dan aset manusia : rekan sejawat guru lainnya, tokoh agama serta wali murid)

 A-tur eksekusi (Deliver)

·      Menentukan siapa yang berperan/ dilibatkan dalam pengambilan keputusan;

·      Mendesain jalur komunikasi dan pengelolaan rutinitas (misal: SOP, knowledge management, monev/refleksi)

  • Siapakah yang terlibat dalam mewujudkan suasana pembelajaran  yang nyaman, menyenangkan dan bermakna (berpihak pada murid)

 

  • Kepala sekolah bertindak sebagai pemangku jebijakan, yang memberikan dorongan dan motivasi, rekan guru bertindak sebagai orang yang mengkomunikasikan kepada kepala sekolah, murid, dan orang tua/wali tentang pentingnya kondisi pembelajaran yang nyaman menyenangkan dan bermakna (berpihak pada murid),

 

Finding atau Pembelajaran

Berpikir berbasis aset atau aset based thinking memberikan pembelajaran baik guru maupun murid sebuah perubahan dari pembelajaran yang monoton menjadi pembelajaran yang menenangkan, nyaman dan bermakna. Bahwasannya untuk mendukung pembelajaran yang berpihak pada murid, maka sarana yang ada dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Guru sejatinya menuntun, memfasilitasi murid agar murid mendapatkan hal yang bermanfaat untuk bekal dalam hidup bermasyarakat melalui pemanfaatan aset yang ada di sekolah.

 

Future atau Penerapan ke depan

Penerapannya kedepan antara lain, melaksanakan pembelajaran secara bervariatif agar murid  tidak jenuh dan merasa nyaman serta membawa makna dalam kehidupannya antara lain:

  • Memanfaatkan sarana (ruang kelas yang bersih, nyaman dan rapi, gazebo, taman, halaman, dan masjid) sebagai tempat belajar yang disusuaikan dengan kebutuhan sehingga murid menjadi lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
  • Memanfaatkan labkom maupun LCD di kelas sebagai media pembelajaran Matematika
  • Merancang pembelajaran yang berdiferensiasi dengan memanfaatkan aset yang dimiliki oleh murid yakni android  murid (missal membuat video pembelajaran, game, tiktok dsb)
  • Memanfaatkan fasilitas lapangan, Lab TIK dan masjid sebagai tempat penguatan karakter murid dan guru (untuk sholat, praktek ibadah, ujian praktek dan peringatan hari besar Islam)
  • Bekerjasama dengan seluruh potensi yang ada guna mewujudkan pembelajaran yang aman, nyaman dan bermakna yang berpihak pada murid.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  MODUL 3.3.a.10.1 AKSI NYATA PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID   Nama CGP                :   WIWIED SUPARYADI, S.Pd CGP...