MODUL 3.3.a.10.1
AKSI NYATA
PENGELOLAAN
PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID
Nama
CGP
: WIWIED SUPARYADI, S.Pd
CGP : CGP
ANGKATAN 4
Kabupaten : NGANJUK – JAWA TIMUR
Unit
Kerja
: SMP NEGERI 3 KERTOSONO
Metode
: 4F (Fact, Feeling, Finding, Future)
Program
: Program Peduli Lingkungan Kebun Taman
Pengetahuan SABTU (Senang Berkebun Tuk Cari Ilmu)
A. PERISTIWA
(FACT)
1. Latar
Belakang
Peduli lingkungan adalah suatu usaha perlindungan
dan pengelolaan lingkungan hidup, untuk mengantisipasi permasalahan lingkungan
hidup serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Unutk menumbuhkan rasa
kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dapat diperoleh melalui dunia
pendidikan yang merupakan dasar manusia dalam bertindak dan berfikir. Sekolah
menjadi wadah pendidikan formal dan sebagai tempat murid beraktifitas,
mempunyai peranan penting dalam membentuk sikap, karakter dan perilaku murid.
Kepedulian terhadap lingkungan adalah salah satu nilai karakter yang diharapkan
terbentuk dari murid dalam proses pendidikan.
Lingkungan merupakan ekosistem abiotik yang
menyediakan fasilitas dalam mewujudkan harapan atau cita-cita murid. Lingkungan
yang sehat, bersih dan nyaman adalah harapan semua warga sekolah. Mengingat
murid pada SMP Negeri 3 Kertosono masih minim akan kesadaran mereka terhadap
lingkungan yang dapat mengembangkan potensi mereka. Oleh karena itu, untuk
mewujudkan lingkungan yang sehat bersih dan nyaman, maka saya merancang program
yang berdampak pada murid dengan melibatkan suara (voice), pilihan (choice),
dan kepemilikan (ownership) murid, yaitu gerakan Kebun Pengetahuan Sabtu
Program ini tentunya akan berdampak pada murid yaitu dapat menumbuhkan karakter
baik pada murid yang salah satunya adalah sifat gotong royong sesama warga
sekolah mengembangkan pola kritis, berwawasan global, kreatif daan gotong
royong yang termuat dalam Profil Pelajar Pancasila. Dan diharapkan kegiatan ini
sebagai program kegiatan yang berkelanjutan.
SMP Negeri 3 Kertosono selama 2 tahun terakhir ini
melaksanakan pembelajaran secara daring, dimana sebagian besar murid melakukan
aktifitas pembelajaran berada di rumah. Kondisi yang seperti ini berdampak pada
lingkungan sekolah yang mulai kurang terawat dan penerapan budaya positif murid
tentang kepedulian lingkungan yang juga mulai memudar. Hal ini yang mendorong
saya untuk membuat program peduli lingkungan guna mengembalikan ingatan tentang
pentingnya kepedulian dan manfaat lingkungan yang sudah berjalan sebelumnya.
Ide kebun sekolah muncul dengan melihat kenyataan bahwa banyak sekolah
memiliki halaman/pekarangan yang cukup luas. Memang ada beberapa sekolah yang
telah mempergunakan halaman/pekarangan sekolah untuk hal-hal yang positif dan
telah beberapa sekolah berhasil mendesignnya dengan sangat bagus, penuh dengan
pohon-pohon.
2. Tujuan
Dalam melaksanakan Kegiatan KEBUN PENGETAHUAN SABTU para murid
didampingi oleh wali kelas dan guru
pendamping (Komite Pembelajaran). Para murid menentukan sendiri projek apa yang
akan mereka kerjakan. Wali Kelas dan guru pendamping (Komite Pembelajaran)
hanya menyediakan sarana prasarana yang mereka butuhkan, dan membimbing agar
Kebun Pengetahuan Sabtu berjalan dengan
baik, sesuai dengan yang mereka rencanakan
Adapun Karakteristik yang diharapkan adalah Menciptakan lingkungan yang
menyediakan kesempatan untuk murid menggunakan pola pikir positif dan merasakan
emosi yang positif, hingga berkemampuan dan berkeinginan untuk memberikan
pengaruh positif kepada kehidupan orang lain dan sekelilingnya
Lebih jauh Kebun
Pengetahuan Sabtu diharapkan dapat berguna sebagai:
•
Laboratorium lapang pertanian, yaitu tempat warga
sekolah (guru, pegawai dan murid) belajar bercocok tanam secara modern dan
terarah
•
Usaha produktif sekolah yang dapat menambah
pendapatan sekolah
•
Tempat warga sekolah menuangkan/mengembangkan hobby/bakat
dan cita-cita dalam bidang pertanian
•
Tempat warga sekolah mencari pengalaman kerja nyata
yang dapat diaplikasikan dan berguna dalam kehidupan sehari-hari
•
Sarana pendidikan warga sekolah cinta lingkungan
•
Lingkungan yang nyaman, sehat dan indah
• Pelestarian ekosistem yang
sangat mendukung pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (suistanable
development).
Program Peduli Lingkungan melalui Kebun Taman Pengetahuan Sabtu
merupakan program yang secara umum untuk menumbuhkan rasa kepedulian murid
terhadap lingkungannya yang menyediakan kesempatan pada murid menggunakan pola
pikir positif dan merasakan emosi yang positif sehingga dapat menentukan dan
menindaklanjuti tujuan, harapan yang bermanfaat sehingga dapat memenuhi
kepentingan individu, kelompok, maupun golongan
Adapun tujuan Kebun
Taman Pengetahuan Sabtu adalah :
- Anak bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepekaan murid terhadap lingkungannya (memiliki)
- Anak belajar bekerjasama secara kelompok melalui gotong royong (Suara)
- Anak menjadi pemimpin dalam membuat keputusan (Memiliki)
- Anak berkreasi dengan jenis tanaman yang akan ditanam (suara)
- Anak menata letak tanaman sesuai dengan keinginannya (Pilihan)
3.
Aksi Nyata
yang dilakukan
Sekolah dalam usaha mendukung proses pembelajaran
yang nyaman dan menyenangkan dengan melalui Progran Peduli Lingkungan melakukan
nyata sebagai berikut:
a.
Menjalankan
usaha penghijauan lingkungan secara berkala
b. Melakukan kerja bakti lingkungan
c. Mengolah limbah sebelum dibuang
d. Membuang sampah pada tempatnya
e. Mendaur ulang sampah menjadi barang layak pakai
f.
Menjaga
kebersihan
Alasan Aksi nyata dalam
Progran Peduli Lingkungan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu
pendidikan dengan mendukung terciptanya sekolah yang memiliki sikap peduli
terhadap lingkungan serta sebagai upaya menciptakan kondisi yang baik agar
sekolah menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah/masyarakat
tentang arti pentingnya lingkungan bersih dan sehat
4.
Pelaksanaan
Aksi Nyata
Yang
dilakukan pada aksi nyata
a. Sharing
ide.
CGP berbagi ide dengan rekan sejawat
tentang kegiatan CGP. Sekolah mempunyai program yang sejalan dengan kegiatan
CGP. Sharing ide ini dilakukan karena untuk memberikan visi dan misi dari ide
yang akan dilaksanakan.
Melakukan
komunikasi dengan guru rekan terkait Program Kebun Pengetahuan Sabtu seperti
apa, program yang dilakukan tersebut sesuai untuk murid, membicarakan ide atau curah
pendapat apakah nantinya berdampak positif pada murid ?
Dari suara yang
telah kami kumpulkan itu, usulan program juga kami diskusikan dengan mereka.
Alhamdulillah secara umum mereka bersepakat untuk mensukseskan program Kebun
Taman Pengetahuan Sabtu sebagai program ko kurikuler di sekolah
-
Konsultasi dengan Kepala Sekolah selaku
penentu kebijakan
Setelah saya berkomunikasi program dengan rekan guru
CGP, Komunitas Praktisi dan PP, kami bersepakat untuk membicarakan dengan
kepala Sekolah akan program ini. Kepala sekolah sangat mendukung keterlaksanaan
program. Pada saat yang bersamaan Pengurus Komite Sekolah mengadakan pertemuan
membahas program program sekolah dan setelah berbincang, share dan diskusi,
akhirnya tercapai suatu kesepakatan Bapak Kepala Sekolah dan Pengurus Komite
Sekolah SMP Negeri 3 sangat mendukung Program Kebun Taman Pengetahuan Sabtu
-
Pembetukan team.
Pembetukan team dilakukan oleh sekolah karena program ini adalah program
sekolah.
c.
Pembuatan program
Team membuat program Kebun Taman Pengetahuan Sabtu karena program
adalah acuan dari kegiatan ini.
d. Sosialisasi program
Team mensosialisasikan program kepada guru dan murid, wali murid dan
paling utama adalah OSIS.
e. Pelaksanaan
program.
Murid
dengan pengawasan dari wali kelas didampingi guru Pembimbing melaksanakan
program KEBUN TAMAN PENGETAHUAN SABTU
Hal hal yang
perlu ditingkatkan dan dibenahi agar lebih baik lagi.
5. Hasil dari Aksi Nyata
Dengan terlaksananya program ini, maka program ini pada dasarnya di rancang untuk menjadi wadah penerapan kepemimpinan murid yang memungkinkan murid untuk terlibat dan berinteraksi dengan orang lain, bekerjasama dan berkontribusi dalam masyarakat yang lebih luas. Selain itu murid – murid perlu di perkenalkan betapa pentingnya kegiatan peduli lingkungan ini dilakukan karena bermanfaat dalam menumbuhkembangkan kepemimpinan murid yang akan mendorong murid untuk mengambil kontrol dan bertanggung jawab pada proses pembelajarannya sendiri.. Melalui aksi nyata ini diharapkan Murid memperoleh pengetahuan tentang berbagai manfaat tanaman obat yang tumbuh di sekitar rumah dan dapat memanfaatkannya . Melalui pemanfaatan lahan kosong sekolah ini diharapkan muncul sikap kepedulian lingkungan dari murid Untuk itu pelaksanaan kegiatan yang rutin dan berkelajutan dari program ini akan memberikan dampak pada murid dalam hal meningkatkan kepedulian lingkungan dimana mereka tinggal.
B. PERASAAN
(FEELING)
Perasaan yang dapat saya utarakan dalam merancang
program ini adalah rasa dimana saya tertantang dan termotivasi karena program
ini tidak hanya menyangkut tentang kepedulian murid saja tetapi juga berdapak
pada aspek seperti keimanan, kemandirian, gotong royong, literasi, dan aspek
lainnya sehingga ini bisa menjadi bekal murid untuk kehidupan yang lebih baik
sebagai individu maupun anggota masyarakat.
Perasaan sangat bahagia dapat saya rasakan ketika
program ini dapat terlaksana dengan baik dimana terlaksananya program ini tidak
terlepas dari kolaborasi semua pemangku kepentingan terutama murid yang sangat
antusias terlibat dalam program peduli lingkungan, guru dan wali kelas yang
mengkoordinir kegiatan.
Saya pun bertambah antusias
terlibat dalam program peduli lingkungan karena adanya respon yang baik dari
warga sekolah terutama murid, membuat saya ingin terus terlibat dalam
pengelolaan program ini agar lebih baik lagi ke depannya dan dengan harapan
dapat terus berkelanjutan.
C. PEMBELAJARAN
( FINDING)
Pembelajaran yang bisa saya dapatkan dari aksi
nyata ini adalah terwujudnya kepemimpinan murid dalam penerapan tindakan peduli
lingkungan sekolah sehingga karakter murid yang dimemiliki dapat terasah
potensinya untuk dikembangkan seoptimal mungkin yang pada akhirnya melalui
kegiatan peduli lingkungan dapat membawa anak didik menjadi murid yang menjiwai
terwujudnya profil pelajar pancasila. Selain itu pembelajaran dari Program
Taman Pengetahuan Sabtu adalah saya dan warga sekolah semakin sadar bahwa
lingkungan sangat berperan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
mengembangkan potensi murid. Dengan program diatas, lingkungan
sekolah semakin bersih, sehat, indah dan nyaman sehingga warga sekolah dapat
berinteraksi satu sama lain dan terjalin dengan baik. Murid mendapatkan
kepercayaan diri dalam :
- bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepekaan murid terhadap lingkungannya (memiliki)
- belajar bekerjasama secara kelompok melalui gotong royong (Suara)
- menjadi pemimpin dalam membuat keputusan (Memiliki)
- berkreasi dengan jenis tanaman yang akan ditanam (suara)
- menata letak tanaman sesuai dengan keinginannya (Pilihan)
Aksi nyata ini memberikan
saya banyak pelajaran penting tentang bagiamana saya merancang, menyusun dan
mengelola sebuah program yang berdampak pada murid dengan menggunakan pemetaan
aset model BAGJA. Selain itu peranan kolaborasi antara pemangku kepentingan
juga turut andil dalam kesuksesan program ini. Saya juga menyadari bahwa peran
guru tidak terbatas pada pembelajaran di dalam kelas saja namun harus peduli
dan ikut terlibat dalam mengelola program yang berdampak pada murid.
D. PENERAPAN KEDEPAN
(FUTURE)
Sebagai
CGP saya berkomitmen untuk melaksanakan aksi nyata ini sebagai perilaku
positif yang menjadi budaya, saya berkeinginan untuk menjalankannya secara
berkesinambungan dan lebih luas dalam hal berbagi kebiasaan positif
tersebut dengan sesama warga sekolah. CGP berencana berbagi aksi nyata
tersebut ke seluruh kelas agar budaya pendidikan berkarakter akan lebih kokoh
dan secara integral masuk dalam pembelajaran. CGP juga akan memotivasi peserta
didik untuk terus melaksanakan program/kegiatan apa saja yang bernilai positif
membentuk dan menumbuhkan dan membangun karakter mereka. Semakin terbiasanya
peserta didik berperilaku positif semakin kuat nilai budaya berkarakter melekat
dalam diri mereka dan guru akan terus menuntun dan memberi teladan.
Kebun
Taman Pengetahuan Sabtu merupakan program sekolah yang konsisten dan
berkelanjutan. Program ini berjalan setiap hari Sabtu untuk semua warga
sekolah. Pembiasaan-pembiasaan ini akan memunculkan kesadaran murid dan warga
sekolah lainnya terhadap lingkungan sekolah yang bersih, sehat, indah dan nyaman
sehingga akan menjadi budaya positif baik di lingkungan sekolah maupun
lingkungan keluarga dan masyarakat
Untuk rencana kedepannya saya akan melakukan
monitoring, evaluasi dan refleksi terhadap aksi nyata yang telah dilakukan
secara bekala dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat memaksimalkan aksi
nyata yang telah laksanakan untuk dapat membudayakan budaya peduli lingkungan
lebih mengakar pada diri dan warga sekolah
Setelah
melalui proses panjang dalam melaksanakan program ada beberapa hal yang perlu
dilakukan kedepannya, yaitu:
a. Peran
murid perlu dilanjutkan untuk perawatan Kebun Taman Pengetahuan Sabtu
b. Menyiapkan
lebih banyak Peralatan perawatan kebun dan disimpan di tempat yang mudah
dijangkau dan diakses oleh semua Stake Holder sekolah (Kepala Sekolah, Guru,
Murid, dan Tenaga TU/Petugas Kebun)
c. Dibentuk
pengawas lapangan dibawah bimbingan Guru dengan sistem piket berkala dari murid
(OSIS) untuk mengawasi dan merawat Kebun Taman Pengetahuan Sabtu
d. Jumlah
tanaman disesuaikan dengan media dan lahan serta pemanfaatnya secara langsung
pada murid
Evaluasi Program akan
dilakukan secara berkala, terstruktur dan sistematis, setiap satu bulan sekali
dengan melibatkan semua unsur diantaranya:
1.Perwakilan Murid
2.Calon Guru Penggerak
3.Guru Pembimbing (Mata Pelajaran)
4. Wakil Kepala Sekolah, Pembina Osis, dan Wali
Kelas
Untuk perbaikan kedepannya
dalam membuat pengelolaan program sekolah yang berdampak pada siswa, saya akan
melakukan tahapan BAGJA dan membuat pemetaan Aset Sekolah untuk menganalisa resiko
yang akan terjadi, sehingga seluruh insan sekolah dapat terlibat dan berperan
aktif berperan dalam mencapai kemandirian belajar.
Kesadaran murid murid untuk
berpartisipasi secara aktif berperan serta dalam pemeliharan lingkungan dalam
program kebun pengetahuan sabtu salah satu poin terlaksana program pembelajaran
berbasis lingkungan adalah agar peserta didik lebih menghargai lingkunganya dan
menjaga nya untuk kehidupan yang lebih panjang dan kebermanfaatan yang
berkesinambungan. saat peserta didik belajar dengan lingkungan maka mereka akan
berpikir untuk melestarikannya, menjaganya, mengingat lingkungan yang berguna
bagi banyak orang. kesadaran akan lingkungan yang dapat menjadi sumber belajar
memiliki kontribusi bagi kelestarian lingkungan. solusi yang ditawarkan mengajak murid secara sadar untuk berperan serta
secara aktif dengan sendirinya memerlukan bimbingan secara berkesimbaungan, dan
segan segan memberikan reward baik berupa pujian, hadiah juara bagi kelompok
siswa yang dapat memeliharan tamannya dengan baik untuk













