Rabu, 13 Juli 2022

 

MODUL 3.3.a.10.1 AKSI NYATA

PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID



 

Nama CGP                :   WIWIED SUPARYADI, S.Pd

CGP                           :    CGP ANGKATAN 4

Kabupaten                :    NGANJUK – JAWA TIMUR

Unit Kerja                  : SMP NEGERI 3 KERTOSONO

Metode                       :   4F (Fact, Feeling, Finding, Future)

Program                     :  Program Peduli Lingkungan Kebun Taman Pengetahuan SABTU (Senang Berkebun Tuk Cari Ilmu)

 

  A.    PERISTIWA (FACT)

1.  Latar Belakang

Peduli lingkungan adalah suatu usaha perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, untuk mengantisipasi permasalahan lingkungan hidup serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Unutk menumbuhkan rasa kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dapat diperoleh melalui dunia pendidikan yang merupakan dasar manusia dalam bertindak dan berfikir. Sekolah menjadi wadah pendidikan formal dan sebagai tempat murid beraktifitas, mempunyai peranan penting dalam membentuk sikap, karakter dan perilaku murid. Kepedulian terhadap lingkungan adalah salah satu nilai karakter yang diharapkan terbentuk dari murid dalam proses pendidikan.

Lingkungan merupakan ekosistem abiotik yang menyediakan fasilitas dalam mewujudkan harapan atau cita-cita murid. Lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman adalah harapan semua warga sekolah. Mengingat murid pada SMP Negeri 3 Kertosono masih minim akan kesadaran mereka terhadap lingkungan yang dapat mengembangkan potensi mereka. Oleh karena itu, untuk mewujudkan lingkungan yang sehat bersih dan nyaman, maka saya merancang program yang berdampak pada murid dengan melibatkan suara (voice), pilihan (choice), dan kepemilikan (ownership) murid, yaitu gerakan Kebun Pengetahuan Sabtu Program ini tentunya akan berdampak pada murid yaitu dapat menumbuhkan karakter baik pada murid yang salah satunya adalah sifat gotong royong sesama warga sekolah mengembangkan pola kritis, berwawasan global, kreatif daan gotong royong yang termuat dalam Profil Pelajar Pancasila. Dan diharapkan kegiatan ini sebagai program kegiatan yang berkelanjutan.

SMP Negeri 3 Kertosono selama 2 tahun terakhir ini melaksanakan pembelajaran secara daring, dimana sebagian besar murid melakukan aktifitas pembelajaran berada di rumah. Kondisi yang seperti ini berdampak pada lingkungan sekolah yang mulai kurang terawat dan penerapan budaya positif murid tentang kepedulian lingkungan yang juga mulai memudar. Hal ini yang mendorong saya untuk membuat program peduli lingkungan guna mengembalikan ingatan tentang pentingnya kepedulian dan manfaat lingkungan yang sudah berjalan sebelumnya.

Ide kebun sekolah muncul dengan melihat kenyataan bahwa banyak sekolah memiliki halaman/pekarangan yang cukup luas. Memang ada beberapa sekolah yang telah mempergunakan halaman/pekarangan sekolah untuk hal-hal yang positif dan telah beberapa sekolah berhasil mendesignnya dengan sangat bagus, penuh dengan pohon-pohon.

2.  Tujuan

Dalam melaksanakan Kegiatan KEBUN PENGETAHUAN SABTU para murid didampingi oleh wali kelas  dan guru pendamping (Komite Pembelajaran). Para murid menentukan sendiri projek apa yang akan mereka kerjakan. Wali Kelas dan guru pendamping (Komite Pembelajaran) hanya menyediakan sarana prasarana yang mereka butuhkan, dan membimbing agar Kebun Pengetahuan Sabtu  berjalan dengan baik, sesuai dengan yang mereka rencanakan

Adapun Karakteristik yang diharapkan adalah Menciptakan lingkungan yang menyediakan kesempatan untuk murid menggunakan pola pikir positif dan merasakan emosi yang positif, hingga berkemampuan dan berkeinginan untuk memberikan pengaruh positif kepada kehidupan orang lain dan sekelilingnya

Lebih jauh Kebun Pengetahuan Sabtu diharapkan dapat berguna sebagai:

     Laboratorium lapang pertanian, yaitu tempat warga sekolah (guru, pegawai dan murid) belajar bercocok tanam secara modern dan terarah

     Usaha produktif sekolah yang dapat menambah pendapatan sekolah

     Tempat warga sekolah menuangkan/mengembangkan  hobby/bakat  dan cita-cita dalam bidang pertanian

     Tempat warga sekolah mencari pengalaman kerja nyata yang dapat diaplikasikan dan berguna dalam kehidupan sehari-hari

     Sarana pendidikan warga sekolah cinta lingkungan

     Lingkungan yang nyaman, sehat dan indah

     Pelestarian ekosistem yang sangat mendukung pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (suistanable development).

Program Peduli Lingkungan melalui Kebun Taman Pengetahuan Sabtu merupakan program yang secara umum untuk menumbuhkan rasa kepedulian murid terhadap lingkungannya yang menyediakan kesempatan pada murid menggunakan pola pikir positif dan merasakan emosi yang positif sehingga dapat menentukan dan menindaklanjuti tujuan, harapan yang bermanfaat sehingga dapat memenuhi kepentingan individu, kelompok, maupun golongan

Adapun tujuan Kebun Taman Pengetahuan Sabtu adalah :

-      Anak bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepekaan murid terhadap lingkungannya (memiliki)

-    Anak belajar bekerjasama secara kelompok melalui gotong royong (Suara)

-    Anak menjadi pemimpin dalam membuat keputusan (Memiliki)

-    Anak berkreasi dengan jenis tanaman yang akan ditanam (suara)

-    Anak menata letak tanaman sesuai dengan keinginannya (Pilihan)

3.    Aksi Nyata yang dilakukan

Sekolah dalam usaha mendukung proses pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan dengan melalui Progran Peduli Lingkungan melakukan nyata sebagai berikut:

a.       Menjalankan usaha penghijauan lingkungan secara berkala

b.      Melakukan kerja bakti lingkungan

c.       Mengolah limbah sebelum dibuang

d.      Membuang sampah pada tempatnya

e.       Mendaur ulang sampah menjadi barang layak pakai

f.        Menjaga kebersihan

Alasan Aksi nyata dalam Progran Peduli Lingkungan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan dengan mendukung terciptanya sekolah yang memiliki sikap peduli terhadap lingkungan serta sebagai upaya menciptakan kondisi yang baik agar sekolah menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah/masyarakat tentang arti pentingnya lingkungan bersih dan sehat

4.    Pelaksanaan Aksi Nyata

Yang dilakukan pada aksi nyata

a.    Sharing ide.

     CGP  berbagi ide dengan rekan sejawat tentang kegiatan CGP. Sekolah mempunyai program yang sejalan dengan kegiatan CGP. Sharing ide ini dilakukan karena untuk memberikan visi dan misi dari ide yang akan dilaksanakan.

Melakukan komunikasi dengan guru rekan terkait Program Kebun Pengetahuan Sabtu seperti apa, program yang dilakukan tersebut sesuai untuk murid, membicarakan ide atau curah pendapat apakah nantinya berdampak positif pada murid ?



Dari suara yang telah kami kumpulkan itu, usulan program juga kami diskusikan dengan mereka. Alhamdulillah secara umum mereka bersepakat untuk mensukseskan program Kebun Taman Pengetahuan Sabtu sebagai program ko kurikuler di sekolah

 b.    Berkoordinasi dengan Stake Holder

-          Konsultasi dengan Kepala Sekolah selaku penentu kebijakan

Setelah saya berkomunikasi program dengan rekan guru CGP, Komunitas Praktisi dan PP, kami bersepakat untuk membicarakan dengan kepala Sekolah akan program ini. Kepala sekolah sangat mendukung keterlaksanaan program. Pada saat yang bersamaan Pengurus Komite Sekolah mengadakan pertemuan membahas program program sekolah dan setelah berbincang, share dan diskusi, akhirnya tercapai suatu kesepakatan Bapak Kepala Sekolah dan Pengurus Komite Sekolah SMP Negeri 3 sangat mendukung Program Kebun Taman Pengetahuan Sabtu

      


-          Pembetukan team.

            Pembetukan team dilakukan oleh sekolah karena program ini adalah program    

            sekolah.

c. Pembuatan program

    Team membuat program Kebun Taman Pengetahuan Sabtu karena program adalah acuan dari kegiatan ini.


  d.   Sosialisasi program

    Team mensosialisasikan program kepada guru dan murid, wali murid dan paling utama adalah OSIS.

      




e. Pelaksanaan program.

     Murid dengan pengawasan dari wali kelas didampingi guru Pembimbing melaksanakan program KEBUN TAMAN PENGETAHUAN SABTU

 

 f.   Evaluasi program

    Hal hal yang perlu ditingkatkan dan dibenahi agar lebih baik lagi.



  5.  Hasil dari Aksi Nyata



Dengan terlaksananya program ini,  maka program ini pada dasarnya di rancang untuk menjadi wadah penerapan kepemimpinan murid yang memungkinkan murid untuk terlibat dan berinteraksi dengan orang lain, bekerjasama dan berkontribusi dalam masyarakat yang lebih luas. Selain itu murid – murid perlu di perkenalkan betapa pentingnya kegiatan peduli lingkungan ini dilakukan karena bermanfaat dalam menumbuhkembangkan kepemimpinan murid yang akan mendorong murid untuk mengambil kontrol dan bertanggung jawab pada proses pembelajarannya sendiri.. Melalui aksi nyata ini diharapkan Murid memperoleh pengetahuan tentang berbagai manfaat tanaman obat yang tumbuh di sekitar rumah dan dapat memanfaatkannya . Melalui pemanfaatan lahan kosong sekolah ini diharapkan muncul sikap kepedulian lingkungan dari murid Untuk itu pelaksanaan kegiatan  yang rutin dan berkelajutan dari program ini akan memberikan dampak pada murid dalam hal meningkatkan kepedulian lingkungan dimana mereka tinggal.

 

 

B.    PERASAAN (FEELING)

Perasaan yang dapat saya utarakan dalam merancang program ini adalah rasa dimana saya tertantang dan termotivasi karena program ini tidak hanya menyangkut tentang kepedulian murid saja tetapi juga berdapak pada aspek seperti keimanan, kemandirian, gotong royong, literasi, dan aspek lainnya sehingga ini bisa menjadi bekal murid untuk kehidupan yang lebih baik sebagai individu maupun anggota masyarakat.

Perasaan sangat bahagia dapat saya rasakan ketika program ini dapat terlaksana dengan baik dimana terlaksananya program ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pemangku kepentingan terutama murid yang sangat antusias terlibat dalam program peduli lingkungan, guru dan wali kelas yang mengkoordinir kegiatan.

Saya pun bertambah antusias terlibat dalam program peduli lingkungan karena adanya respon yang baik dari warga sekolah terutama murid, membuat saya ingin terus terlibat dalam pengelolaan program ini agar lebih baik lagi ke depannya dan dengan harapan dapat terus berkelanjutan.

 C.     PEMBELAJARAN ( FINDING)

Pembelajaran yang bisa saya dapatkan dari aksi nyata ini adalah terwujudnya kepemimpinan murid dalam penerapan tindakan peduli lingkungan sekolah sehingga  karakter murid yang dimemiliki dapat terasah potensinya untuk dikembangkan seoptimal mungkin yang pada akhirnya melalui kegiatan peduli lingkungan dapat membawa anak didik menjadi murid yang menjiwai terwujudnya profil  pelajar pancasila. Selain itu pembelajaran dari Program Taman Pengetahuan Sabtu adalah saya dan warga sekolah semakin sadar bahwa lingkungan sangat berperan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mengembangkan potensi murid. Dengan program diatas, lingkungan sekolah semakin bersih, sehat, indah dan nyaman sehingga warga sekolah dapat berinteraksi satu sama lain dan terjalin dengan baik. Murid mendapatkan kepercayaan diri dalam :

-      bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepekaan murid terhadap lingkungannya (memiliki)

-    belajar bekerjasama secara kelompok melalui gotong royong (Suara)

-    menjadi pemimpin dalam membuat keputusan (Memiliki)

-    berkreasi dengan jenis tanaman yang akan ditanam (suara)

-    menata letak tanaman sesuai dengan keinginannya (Pilihan)

Aksi nyata ini memberikan saya banyak pelajaran penting tentang bagiamana saya merancang, menyusun dan mengelola sebuah program yang berdampak pada murid dengan menggunakan pemetaan aset model BAGJA. Selain itu peranan kolaborasi antara pemangku kepentingan juga turut andil dalam kesuksesan program ini. Saya juga menyadari bahwa peran guru tidak terbatas pada pembelajaran di dalam kelas saja namun harus peduli dan ikut terlibat dalam mengelola program yang berdampak pada murid.

D.    PENERAPAN KEDEPAN (FUTURE)

Sebagai CGP saya berkomitmen untuk melaksanakan aksi nyata ini sebagai perilaku positif yang menjadi budaya, saya berkeinginan untuk menjalankannya secara berkesinambungan dan lebih luas dalam hal berbagi kebiasaan positif tersebut dengan sesama warga sekolah. CGP berencana berbagi aksi nyata tersebut ke seluruh kelas agar budaya pendidikan berkarakter akan lebih kokoh dan secara integral masuk dalam pembelajaran. CGP juga akan memotivasi peserta didik untuk terus melaksanakan program/kegiatan apa saja yang bernilai positif membentuk dan menumbuhkan dan membangun karakter mereka. Semakin terbiasanya peserta didik berperilaku positif semakin kuat nilai budaya berkarakter melekat dalam diri mereka dan guru akan terus menuntun dan memberi teladan.

Kebun Taman Pengetahuan Sabtu merupakan program sekolah yang konsisten dan berkelanjutan. Program ini berjalan setiap hari Sabtu untuk semua warga sekolah. Pembiasaan-pembiasaan ini akan memunculkan kesadaran murid dan warga sekolah lainnya terhadap lingkungan sekolah yang bersih, sehat, indah dan nyaman sehingga akan menjadi budaya positif baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga dan masyarakat

Untuk rencana kedepannya saya akan melakukan monitoring, evaluasi dan refleksi terhadap aksi nyata yang telah dilakukan secara bekala dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat memaksimalkan aksi nyata yang telah laksanakan untuk dapat membudayakan budaya peduli lingkungan lebih mengakar pada diri dan warga sekolah

Setelah melalui proses panjang dalam melaksanakan program ada beberapa hal yang perlu dilakukan kedepannya, yaitu:

a.    Peran murid perlu dilanjutkan untuk perawatan Kebun Taman Pengetahuan Sabtu

b.    Menyiapkan lebih banyak Peralatan perawatan kebun dan disimpan di tempat yang mudah dijangkau dan diakses oleh semua Stake Holder sekolah (Kepala Sekolah, Guru, Murid, dan Tenaga TU/Petugas Kebun)

c.    Dibentuk pengawas lapangan dibawah bimbingan Guru dengan sistem piket berkala dari murid (OSIS) untuk mengawasi dan merawat Kebun Taman Pengetahuan Sabtu

d.    Jumlah tanaman disesuaikan dengan media dan lahan serta pemanfaatnya secara langsung pada murid

Evaluasi Program akan dilakukan secara berkala, terstruktur dan sistematis, setiap satu bulan sekali dengan melibatkan semua unsur diantaranya:

1.Perwakilan Murid

2.Calon Guru Penggerak

3.Guru Pembimbing (Mata Pelajaran)

4. Wakil Kepala Sekolah, Pembina Osis, dan Wali Kelas

Untuk perbaikan kedepannya dalam membuat pengelolaan program sekolah yang berdampak pada siswa, saya akan melakukan tahapan BAGJA dan membuat pemetaan Aset Sekolah untuk menganalisa resiko yang akan terjadi, sehingga seluruh insan sekolah dapat terlibat dan berperan aktif berperan dalam mencapai kemandirian belajar.

Kesadaran murid murid untuk berpartisipasi secara aktif berperan serta dalam pemeliharan lingkungan dalam program kebun pengetahuan sabtu salah satu poin terlaksana program pembelajaran berbasis lingkungan adalah agar peserta didik lebih menghargai lingkunganya dan menjaga nya untuk kehidupan yang lebih panjang dan kebermanfaatan yang berkesinambungan. saat peserta didik belajar dengan lingkungan maka mereka akan berpikir untuk melestarikannya, menjaganya, mengingat lingkungan yang berguna bagi banyak orang. kesadaran akan lingkungan yang dapat menjadi sumber belajar memiliki kontribusi bagi kelestarian lingkungan. solusi yang ditawarkan mengajak murid secara sadar untuk berperan serta secara aktif dengan sendirinya memerlukan bimbingan secara berkesimbaungan, dan segan segan memberikan reward baik berupa pujian, hadiah juara bagi kelompok siswa yang dapat memeliharan tamannya dengan baik untuk

 

 

  MODUL 3.3.a.10.1 AKSI NYATA PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID   Nama CGP                :   WIWIED SUPARYADI, S.Pd CGP...